Wednesday, August 13, 2014

Percaya tanpa kata TAPI

Dear buku harian
                Percaya tanpa kata TAPI. Aku merasa bahwa apa yang aku lakukan beberapa waktu ini sia-sia dan waktupun berlalu dengan cepat. Aku bangun pagi  beraktivitas dan tiba-tiba malam dating mengajak aku untuk tidur kembali. Rutinitas yang aku jalani membuat aku bosan dan bosan. Aku ingin hidupku mengalami perubahan yang cukup siknifikan tapi itu tidak terjadi. Aku terus menunggu dan menunggu tapi penantianku tak berujung ini membuat aku frustasi. Aku tidak mau hidupku hanya datar saja.
                Yang aku inginkan hanya perubahan. Perubahan yang membawa kepada kebahagiaan dalam hdiupku. Kemudian aku merenung apakah aku punya mimpi dan cita-cita yang besar. Ternyata aku belum punya. Kalau aku tak punya cita-cita atauy mimpi besar aku tak punya gol atau titik tujuan. Kadang aku juga takut untuk bermimpi besar karena melihat apa yang menjadi kenyataan dalam hidupku.

                Kupikir aku harus mulai dengan sebuah impian, bukan impian kecil dan gampangan tapi sebuah mimpi besar. Mimpi itu harus aku ciptakan bukan dari orang lain atau keadaan sekitarku. Setelah aku punya impian aku harus berkata IMPIANku akan terwujud apapun yang terjadi dalam hidupku saat ini.

No comments:

Post a Comment